Kabupaten Semarang – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Semarang Pusat Madiun sukses menyelenggarakan kegiatan Pendadaran Calon Warga Baru Tahun 2026 pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna di Padepokan PSHT Cabang Kabupaten Semarang.
Acara pendadaran ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan calon warga PSHT sebelum disahkan secara resmi. Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ketua Cabang PSHT Kabupaten Semarang, Kangmas Sulistiono. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur ajaran PSHT, seperti persaudaraan, kejujuran, dan pengendalian diri.
“Pendadaran bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi merupakan proses pembentukan karakter. Di sinilah calon warga diuji keteguhan hati, mental, serta pemahaman terhadap ajaran PSHT,” tegasnya.
Setelah apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan arahan dari Ketua Panitia Pendadaran yang memberikan penjelasan teknis serta pesan moral kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa putih dari berbagai ranting se-Kabupaten Semarang yang diproyeksikan akan disahkan sebagai warga baru pada tahun ini. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para sesepuh PSHT, Wiro Anom, Ketua Ranting, serta anggota PSHT lainnya yang memberikan dukungan moral dan semangat kepada para peserta.
Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan berbagai pembekalan yang mencakup aspek fisik, mental, dan spiritual. Materi yang diberikan tidak hanya menguji kekuatan tubuh, tetapi juga ketahanan jiwa serta kedalaman pemahaman terhadap nilai-nilai kehidupan.
Salah satu rangkaian kegiatan yang penuh makna adalah pelaksanaan Topo Bisu, yaitu berjalan kaki dalam kondisi hening. Kegiatan ini menjadi sarana refleksi diri bagi para siswa untuk merenungkan perjalanan hidup, memahami makna perjuangan, serta menghayati ajaran yang telah diberikan selama proses latihan.
Dalam keheningan langkah tersebut, para siswa diajak untuk lebih mengenal diri sendiri, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesabaran, keikhlasan, serta tanggung jawab sebagai calon warga PSHT. Momen ini menjadi bagian yang paling menyentuh, karena di sinilah nilai spiritual benar-benar ditanamkan.
Selain itu, berbagai ujian lain juga diberikan sebagai bentuk evaluasi akhir sebelum menuju pengesahan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan dalam tubuh PSHT.
Kegiatan pendadaran ini tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga momentum pembentukan jati diri calon warga agar menjadi pribadi yang berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta mampu membawa nama baik organisasi di tengah masyarakat.
Dengan suksesnya penyelenggaraan pendadaran ini, diharapkan para calon warga baru PSHT Cabang Kabupaten Semarang dapat menjadi generasi penerus yang tangguh, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate. (Humas SH Terate Kab Semarang)













0 Komentar